KATA PENGANTAR
Puji syukur atas kehadirat Allah yang maha esa karena dengan rahmat karunianya saya selaku penyusun
masih diberi kesempatan untuk menyelesaikan tugas makalah ini. Saya harap dengan adanya
makalah ini yang berjudul “ dampak IPTEK terhadap penanggulangan bencana alam “ dapat menambah wawasan para pembaca atau penyimak dan
mengetahui isi dari makalah ini. Tidak
lupa saya ucapkan terima kasih kepada pembimbing dan juga teman teman yang
telah memberi dukungan dalam menyelesaikan makalah ini.
Penyusun menyadari
bahwa dalam penulisan makalah ini masih banyak kekurangan oleh sebab itu penulis sangat mengharap
kritik dan saran yang membangun dari para penyimak ataupun pembaca. Dan semoga
dengan adanya makalah ini dapat bermanfaat bagi pembaca dan penyimak.
DAFTAR ISI
KATA
PENGANTAR......................................................................................i
DAFTAR ISI....................................................................................................ii
BAB I PENDAHULUAN
Latar
belakang................................................................................................1.1
Rumusan
masalah..........................................................................................1.2
Tujuan
penulisan............................................................................................1.3
BAB II
PEMBAHASAN
Pengertian
teknologi......................................................................................2.1 Perkembangan Iptek,
Moralitas, Dan Ancaman............................................2.2
Iptek Berperan Kurangi
Risiko Bencana.......................................................2.3
peran manajemen teknologi informasi
berkaitan bencana............................2.4
Manfaat IPTEK dalam
menanggulangi bencana alam..................................2.5
BAB III PENUTUP
Kesimpulan....................................................................................................3.1
Saran..............................................................................................................3.2
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 LATAR BELAKANG
Pada
saat ini kita ketahui, masalah yang sering terjadi pada perkembangan
intelektual dan emosional masyarakat adalah ketidak seimbangan antara keduanya.
Kemampuan intelektual mereka telah dirangsang sejak awal melalui berbagai macam
sarana dan prasarana yang disiapkan di rumah dan di sekolah dengan berbagai
media. Mereka telah dibanjiri berbagai informasi, pengertian- pengertian, serta
konsep- konsep pengetahuan melalui media massa (televisi, video, radio, dan
film) yang semuanya tidak bisa dipisahkan dari kehidupan masyarakat sekarang.
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat cepat dan semakin
modern mempengaruhi dunia pendidikan yang cenderung mengutamakan aspek kognitif
(kecerdasan intelektual), sementara nilai-nilai afektif keimanan, ketakwaan,
mengelola emosi dan akhlak mulia sebagaimana ditegaskan dalam tujuan pendidikan
nasional, yaitu untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia
yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia,
kurang banyak dikaji dalam dunia pendidikan.
Demikian
juga ditemukannya formulasi- formulasi baru kapasitas komputer, seolah sudah
mampu menggeser posisi kemampuan otak manusia dalam berbagai bidang ilmu dan
aktifitas manusia. Jadi, kemajuan IPTEK yang telah kita capai sekarang benar-
benar telah diakui dan dirasakan memberikan banyak kemudahan dan kenyamanan
bagi kehidupan umat manusia. Sumbangan IPTEK terhadap peradaban dan
kesejahteraan manusia tidaklah dapat dipungkiri. Namun, manusia tidak bisa pula
menipu diri sendiri akan kenyataan bahwa IPTEK mendatangkan malapetaka dan
kesengsaraan bagi manusia.
1.2 RUMUSAN MASALAH
1.
apa
peran IPTEK dalam menanggulangi benca alam.?
2.
apa
yang di maksud ilmu pengetahuan dan teknolog.?
3.
apakah
IPTEK mampu mengurangi risiko bencana alam?
4.
bagaimana
IPTEK dapat membantu manusia dalam menanggulangi bencana alam.?
1.3 TUJUAN
1. untuk memenuhi tugas mata kuliah IAD/wawasan ipteks
2. untuk mengetahui bagaimana peran IPTEK dalam menanggulangi bencana
3. untuk menambah wawasan atau pengetahuan para pembaca
makalah ini
BAB II
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian
teknologi
Teknologi
atau pertukangan memiliki lebih dari satu definisi. Salah satunya adalah
pengembangan dan aplikasi dari alat, mesin, material dan proses yang menolong
manusia menyelesaikan masalahnya. Sebagai aktivitas manusia, teknologi mulai
dikenal sebelum sains dan teknik.Teknologi dibuat atas dasar ilmu pengetahuan
dengan tujuan untuk mempermudah pekerjaan manusia, namun jika pada kenyataannya
teknologi malah mempersulit, layakkah disebut Ilmu Pengetahuan?
Kata
teknologi sering menggambarkan penemuan dan alat yang menggunakan prinsip dan
proses penemuan saintifik yang baru ditemukan. Meskipun demikian, penemuan yang
sangat lama seperti roda juga disebut sebuah teknologi. Teknologi didefinisikan
sebagai paduan sempurna antara ilmu (science), rekayasa (engineering), seni
(art), dan ekonomi.Dalam dunia ekonomi, teknologi dilihat dari status
pengetahuan kita yang sekarang dalam bagaimana menggabungkan sumber daya untuk
memproduksi produk yang diinginkan( dan pengetahuan kita tentang apa yang bisa
diproduksi). Oleh karena itu, kita dapat melihat perubahan teknologi pada saat
pengetahuan teknik kita meningkat.Terkait dengan teknologi, Anglin
mendefinisikan teknologi sebagai penerapan ilmu-ilmu perilaku dan alam serta
pengetahuan lain secara bersistem dan menyistem untuk memecahkan masalah. Ahli
lain, Kast & Rosenweig menyatakan Technology is the art of utilizing
scientific knowledge. Sedangkan Iskandar Alisyahbana (1980:1) merumuskan lebih
jelas dan lengkap tentang definisi teknologi yaitu cara melakukan sesuatu untuk
memenuhi kebutuhan manusia dengan bantuan alat dan akal sehingga seakan-akan
memperpanjang, memperkuat, atau membuat lebih ampuh anggota tubuh, panca
indera, dan otak manusia.
2.2 Perkembangan
Iptek, Moralitas, Dan Ancaman
Sumbangan iptek terhadap peradaban
dan kesejahteraan manusia tidaklah dapat dipungkiri. Namun manusia tidak bisa
pula menipu diri akan kenyataan bahwa iptek mendatangkan malapetaka dan
kesengsaraan bagi manusia. Dalam peradaban modern yang muda, terlalu sering
manusia terhenyak oleh disilusi dari dampak negatif iptek terhadap kehidupan
umat manusia.
Perbudakan dan penjajahan di North
America, Asia dan Afrika hanya memungkinkan melalui dukungan iptek.
Perkembangan iptek di Eropa Barat membuahkan revolusi industri yang menindas
kelas pekerja dan yang melahirkan komunisme. Produksi weapons of mass
destruction, baik kimia, biologi ataupun nuklir
tentu saja tidak bisa dipisahkan dari iptek;
belum lagi menyebut kerusakan ekosistem alam akibat dari kemajuan
iptek.
Kalaupun iptek mampu mengungkap
semua tabir rahasia alam dan kehidupan, tidak berarti iptek sinonim dengan
kebenaran. Sebab iptek hanya mampu menampilkan kenyataan. Kebenaran yang
manusiawi haruslah lebih dari sekedar kenyataan obyektif. Kebenaran harus
mencakup pula unsur keadilan. Tentu saja iptek tidak mengenal moral
kemanusiaan,oleh karena itu iptek tidak pernah bisa mejadi standar kebenaran
ataupun solusi dari masalah-masalah kemanusiaan. Sementara ilmu pengetahuan dan
teknologi (iptek) berhasil menyediakan segala macam kebutuhan hidup
sehari-hari, moralitas manusia bergerak mengancam hidup dan kehidupan manusia
itu sendiri. Iptek telah membuktikan secara nyata kemampuan melipat ganda
produksi mulai dari kebutuhan primer sampai kebutuhan sekunder. Keadaaan ini
diiringi dengan perkembangan mentalitas dan sikap hidup manusia yang semakin
“materialitas” saja. Kecukupan sandang dan pangan sudah bukan lagi menjadi arah
lagi kegiatan hidup untuk mencapai kebahagiaan hidup. Yang menjadi arah
kegiatan hidupnya saat ini adalah mengumpulkan uang dan harta kekayaan.
Kebahagiaan sudah berubah menjadi barang nyata berupa limpahan materi.
2.3 Iptek
Berperan Kurangi Risiko Bencana
Ilmu
pengetahuan dan teknologi (iptek) memiliki peran penting untuk memberi
peringatan dini kebencanaan, apalagi Indonesia merupakan negara yang rawan
bencana. Untuk itu diperlukan inovasi di bidang kebencanaan agar bisa
mengurangi risiko. eran Teknologi Informasi Pada Penanggulangan Bencana
Teknologi Informasi merupakan sebuah aplikasi yang dapat
kita gunakan untuk membantu didalam berbagai masalah terutama Bencana Alam.
Prosedur penanganan bencana saat ini banyak yang tidak efektif atau bahkan
salah sasaran semua itu disebabkan informasi yang terlambat masuk terlebih
tidak akurat. Peran teknologi informasi pada permasalahan ini sangat penting
dan menjadi sarana yang vital untuk membantu dalam proses pengambilan
keputusan. Teknologi Informasi tidak mampu mencegah terjadinya bencana namun
dengan teknologi informasi kita dapat meminimalkan segala bentuk kerugian,
korban jiwa, dan memberikan tindakan-tindakan yang efektif dan efisien, hal ini
yang membuat sebuah pemikiran untuk melakukan pengembangan konsep Teknologi
Informasi didalam perannya terhadap Bencana. Bencana ini disini dibagi menjadi
3 yaitu bencana alam, bencana non alam, dan bencana sosial dan untuk kita
ketahui bahwa bencana ini milik semua orang namun belum tentu semua orang
berfikir tentang bencana alam itu sendiri.
2.4
peran manajemen teknologi informasi
berkaitan bencana
Deteksi dini.
tepatnya early warning system. Manusia tidak bisa mengelak dari bencana. Tapi
ketika mengetahui akan adanya bencana, setidaknya manusia bisa menyelamatkan
diri. Gejala alam bisa juga diketahui dari tren yang berlangsung. Pola yang
terjadi dalam rentang sekian tahun. Teknologi informasi bisa membantu memetakan
hal tersebut.Koordinasi. Ketika bencana telah terjadi peran teknologi informasi
sangat vital dalam hal koordinasi.
2.5
Manfaat IPTEK dalam menanggulangi bencana alam
Peran
manajemen teknologi informasi yang paling penting tentunya ialah sistem
komunikasi pusat yang 1 x 24 jam. Manusia bisa lalai. Akan tetapi, ketika peran
itu dijalankan teknologi informasi, semua potensi kesalahan itu bisa
diminimalisir bahkan dihilangkan. Tinggal tergantung user yang menjalankannya. Sekali
lagi manajemen teknologi informasi ini mendesak dilakukan karena pentingnya
penanganan bencana yang sangat cepat.
BAB
III
PENUTUP
3.1 kesimpulan
ditemukannya
formulasi- formulasi baru kapasitas komputer, seolah sudah mampu menggeser
posisi kemampuan otak manusia dalam berbagai bidang ilmu dan aktifitas manusia.
Jadi, kemajuan IPTEK yang telah kita capai sekarang benar- benar telah diakui
dan dirasakan memberikan banyak kemudahan dan kenyamanan bagi kehidupan umat
manusia. Sumbangan IPTEK terhadap peradaban dan kesejahteraan manusia tidaklah
dapat dipungkiri. Namun, manusia tidak bisa pula menipu diri sendiri akan
kenyataan bahwa IPTEK mendatangkan malapetaka dan kesengsaraan bagi manusia.
3.2 saran
Penulis
menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih banyak kekurangan oleh
karena itu penulis mengharapkan kritik atau saran yang membangun dari para
penyimak makalah ini, demi untuk menjadikan kedepannya agar lebih baik lagi
dalam melakukan penyusunan
DAFTAR PUSTAKA
·
https://www.scribd.com/doc/146250813/Makalah-Sistem-Penanggulangan-Bencana
Tidak ada komentar:
Posting Komentar