Senin, 13 Agustus 2018

makalah tentang dampak iptek terhadap penanggulangan bencana alam


KATA PENGANTAR

      Puji syukur atas kehadirat Allah yang maha esa karena dengan  rahmat karunianya  saya selaku penyusun
masih diberi kesempatan untuk menyelesaikan  tugas makalah ini. Saya harap dengan adanya makalah ini yang berjudul “ dampak IPTEK terhadap penanggulangan bencana alam “ dapat menambah wawasan para pembaca atau penyimak dan mengetahui isi dari makalah  ini. Tidak lupa saya ucapkan terima kasih kepada pembimbing dan juga teman teman yang telah memberi dukungan dalam menyelesaikan makalah ini.
 Penyusun menyadari bahwa dalam penulisan makalah ini masih banyak kekurangan  oleh sebab itu penulis sangat mengharap kritik dan saran yang membangun dari para penyimak ataupun pembaca. Dan semoga dengan adanya makalah ini dapat bermanfaat bagi pembaca  dan penyimak.


DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR......................................................................................i   
DAFTAR ISI....................................................................................................ii
BAB I  PENDAHULUAN
Latar belakang................................................................................................1.1
Rumusan masalah..........................................................................................1.2
Tujuan penulisan............................................................................................1.3

           BAB II PEMBAHASAN
Pengertian teknologi......................................................................................2.1            Perkembangan Iptek, Moralitas, Dan Ancaman............................................2.2 
Iptek Berperan Kurangi Risiko Bencana.......................................................2.3    
peran manajemen teknologi informasi berkaitan bencana............................2.4
 Manfaat IPTEK dalam menanggulangi bencana alam..................................2.5           
BAB III PENUTUP
Kesimpulan....................................................................................................3.1
Saran..............................................................................................................3.2


BAB I
PENDAHULUAN

1.1  LATAR BELAKANG

       Pada saat ini kita ketahui, masalah yang sering terjadi pada perkembangan intelektual dan emosional masyarakat adalah ketidak seimbangan antara keduanya. Kemampuan intelektual mereka telah dirangsang sejak awal melalui berbagai macam sarana dan prasarana yang disiapkan di rumah dan di sekolah dengan berbagai media. Mereka telah dibanjiri berbagai informasi, pengertian- pengertian, serta konsep- konsep pengetahuan melalui media massa (televisi, video, radio, dan film) yang semuanya tidak bisa dipisahkan dari kehidupan masyarakat sekarang. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat cepat dan semakin modern mempengaruhi dunia pendidikan yang cenderung mengutamakan aspek kognitif (kecerdasan intelektual), sementara nilai-nilai afektif keimanan, ketakwaan, mengelola emosi dan akhlak mulia sebagaimana ditegaskan dalam tujuan pendidikan nasional, yaitu untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, kurang banyak dikaji dalam dunia pendidikan.
       Demikian juga ditemukannya formulasi- formulasi baru kapasitas komputer, seolah sudah mampu menggeser posisi kemampuan otak manusia dalam berbagai bidang ilmu dan aktifitas manusia. Jadi, kemajuan IPTEK yang telah kita capai sekarang benar- benar telah diakui dan dirasakan memberikan banyak kemudahan dan kenyamanan bagi kehidupan umat manusia. Sumbangan IPTEK terhadap peradaban dan kesejahteraan manusia tidaklah dapat dipungkiri. Namun, manusia tidak bisa pula menipu diri sendiri akan kenyataan bahwa IPTEK mendatangkan malapetaka dan kesengsaraan bagi manusia.

1.2  RUMUSAN MASALAH
1.      apa peran IPTEK dalam menanggulangi benca alam.?
2.      apa yang di maksud ilmu pengetahuan dan teknolog.?
3.      apakah IPTEK mampu mengurangi risiko bencana alam?
4.      bagaimana IPTEK dapat membantu manusia dalam menanggulangi bencana alam.?

1.3   TUJUAN

1.    untuk memenuhi tugas mata kuliah IAD/wawasan ipteks
2.    untuk mengetahui bagaimana peran IPTEK dalam menanggulangi bencana
3.    untuk menambah wawasan atau pengetahuan para pembaca makalah ini


BAB II
PEMBAHASAN

2.1  Pengertian teknologi
        Teknologi atau pertukangan memiliki lebih dari satu definisi. Salah satunya adalah pengembangan dan aplikasi dari alat, mesin, material dan proses yang menolong manusia menyelesaikan masalahnya. Sebagai aktivitas manusia, teknologi mulai dikenal sebelum sains dan teknik.Teknologi dibuat atas dasar ilmu pengetahuan dengan tujuan untuk mempermudah pekerjaan manusia, namun jika pada kenyataannya teknologi malah mempersulit, layakkah disebut Ilmu Pengetahuan?
       Kata teknologi sering menggambarkan penemuan dan alat yang menggunakan prinsip dan proses penemuan saintifik yang baru ditemukan. Meskipun demikian, penemuan yang sangat lama seperti roda juga disebut sebuah teknologi. Teknologi didefinisikan sebagai paduan sempurna antara ilmu (science), rekayasa (engineering), seni (art), dan ekonomi.Dalam dunia ekonomi, teknologi dilihat dari status pengetahuan kita yang sekarang dalam bagaimana menggabungkan sumber daya untuk memproduksi produk yang diinginkan( dan pengetahuan kita tentang apa yang bisa diproduksi). Oleh karena itu, kita dapat melihat perubahan teknologi pada saat pengetahuan teknik kita meningkat.Terkait dengan teknologi, Anglin mendefinisikan teknologi sebagai penerapan ilmu-ilmu perilaku dan alam serta pengetahuan lain secara bersistem dan menyistem untuk memecahkan masalah. Ahli lain, Kast & Rosenweig menyatakan Technology is the art of utilizing scientific knowledge. Sedangkan Iskandar Alisyahbana (1980:1) merumuskan lebih jelas dan lengkap tentang definisi teknologi yaitu cara melakukan sesuatu untuk memenuhi kebutuhan manusia dengan bantuan alat dan akal sehingga seakan-akan memperpanjang, memperkuat, atau membuat lebih ampuh anggota tubuh, panca indera, dan otak manusia.


2.2 Perkembangan Iptek, Moralitas, Dan Ancaman
             Sumbangan iptek terhadap peradaban dan kesejahteraan manusia tidaklah dapat dipungkiri. Namun manusia tidak bisa pula menipu diri akan kenyataan bahwa iptek mendatangkan malapetaka dan kesengsaraan bagi manusia. Dalam peradaban modern yang muda, terlalu sering manusia terhenyak oleh disilusi dari dampak negatif iptek terhadap kehidupan umat manusia.
             Perbudakan dan penjajahan di North America, Asia dan Afrika hanya memungkinkan melalui dukungan iptek. Perkembangan iptek di Eropa Barat membuahkan revolusi industri yang menindas kelas pekerja dan yang melahirkan komunisme. Produksi weapons of mass destruction, baik kimia, biologi ataupun nuklir  tentu saja  tidak bisa  dipisahkan dari  iptek;  belum lagi  menyebut  kerusakan ekosistem alam akibat dari kemajuan iptek.
             Kalaupun iptek mampu mengungkap semua tabir rahasia alam dan kehidupan, tidak berarti iptek sinonim dengan kebenaran. Sebab iptek hanya mampu menampilkan kenyataan. Kebenaran yang manusiawi haruslah lebih dari sekedar kenyataan obyektif. Kebenaran harus mencakup pula unsur keadilan. Tentu saja iptek tidak mengenal moral kemanusiaan,oleh karena itu iptek tidak pernah bisa mejadi standar kebenaran ataupun solusi dari masalah-masalah kemanusiaan.             Sementara ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) berhasil menyediakan segala macam kebutuhan hidup sehari-hari, moralitas manusia bergerak mengancam hidup dan kehidupan manusia itu sendiri. Iptek telah membuktikan secara nyata kemampuan melipat ganda produksi mulai dari kebutuhan primer sampai kebutuhan sekunder. Keadaaan ini diiringi dengan perkembangan mentalitas dan sikap hidup manusia yang semakin “materialitas” saja. Kecukupan sandang dan pangan sudah bukan lagi menjadi arah lagi kegiatan hidup untuk mencapai kebahagiaan hidup. Yang menjadi arah kegiatan hidupnya saat ini adalah mengumpulkan uang dan harta kekayaan. Kebahagiaan sudah berubah menjadi barang nyata berupa limpahan materi.


2.3 Iptek Berperan Kurangi Risiko Bencana

       Ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) memiliki peran penting untuk memberi peringatan dini kebencanaan, apalagi Indonesia merupakan negara yang rawan bencana. Untuk itu diperlukan inovasi di bidang kebencanaan agar bisa mengurangi risiko. eran Teknologi Informasi Pada Penanggulangan Bencana
Teknologi Informasi merupakan sebuah aplikasi yang dapat kita gunakan untuk membantu didalam berbagai masalah terutama Bencana Alam. Prosedur penanganan bencana saat ini banyak yang tidak efektif atau bahkan salah sasaran semua itu disebabkan informasi yang terlambat masuk terlebih tidak akurat. Peran teknologi informasi pada permasalahan ini sangat penting dan menjadi sarana yang vital untuk membantu dalam proses pengambilan keputusan. Teknologi Informasi tidak mampu mencegah terjadinya bencana namun dengan teknologi informasi kita dapat meminimalkan segala bentuk kerugian, korban jiwa, dan memberikan tindakan-tindakan yang efektif dan efisien, hal ini yang membuat sebuah pemikiran untuk melakukan pengembangan konsep Teknologi Informasi didalam perannya terhadap Bencana. Bencana ini disini dibagi menjadi 3 yaitu bencana alam, bencana non alam, dan bencana sosial dan untuk kita ketahui bahwa bencana ini milik semua orang namun belum tentu semua orang berfikir tentang bencana alam itu sendiri.

2.4  peran manajemen teknologi informasi berkaitan bencana
      Deteksi dini. tepatnya early warning system. Manusia tidak bisa mengelak dari bencana. Tapi ketika mengetahui akan adanya bencana, setidaknya manusia bisa menyelamatkan diri. Gejala alam bisa juga diketahui dari tren yang berlangsung. Pola yang terjadi dalam rentang sekian tahun. Teknologi informasi bisa membantu memetakan hal tersebut.Koordinasi. Ketika bencana telah terjadi peran teknologi informasi sangat vital dalam hal koordinasi.


2.5 Manfaat IPTEK dalam menanggulangi bencana alam
        Peran manajemen teknologi informasi yang paling penting tentunya ialah sistem komunikasi pusat yang 1 x 24 jam. Manusia bisa lalai. Akan tetapi, ketika peran itu dijalankan teknologi informasi, semua potensi kesalahan itu bisa diminimalisir bahkan dihilangkan. Tinggal tergantung user yang menjalankannya. Sekali lagi manajemen teknologi informasi ini mendesak dilakukan karena pentingnya penanganan bencana yang sangat cepat.

BAB III
PENUTUP

3.1 kesimpulan
       ditemukannya formulasi- formulasi baru kapasitas komputer, seolah sudah mampu menggeser posisi kemampuan otak manusia dalam berbagai bidang ilmu dan aktifitas manusia. Jadi, kemajuan IPTEK yang telah kita capai sekarang benar- benar telah diakui dan dirasakan memberikan banyak kemudahan dan kenyamanan bagi kehidupan umat manusia. Sumbangan IPTEK terhadap peradaban dan kesejahteraan manusia tidaklah dapat dipungkiri. Namun, manusia tidak bisa pula menipu diri sendiri akan kenyataan bahwa IPTEK mendatangkan malapetaka dan kesengsaraan bagi manusia.

3.2 saran
     Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih banyak kekurangan oleh karena itu penulis mengharapkan kritik atau saran yang membangun dari para penyimak makalah ini, demi untuk menjadikan kedepannya agar lebih baik lagi dalam melakukan penyusunan



DAFTAR PUSTAKA

·         https://www.scribd.com/doc/146250813/Makalah-Sistem-Penanggulangan-Bencana

Tidak ada komentar:

Globalisasi di tinjau dari aspek media

KATA PENGANTAR       Puji syukur atas kehadirat Allah yang maha esa karena dengan   rahmat dan karunianya   saya selaku penyusun masi...