KATA PENGANTAR
Puji syukur atas
kehadirat Allah yang maha esa karena dengan
rahmat dan karunianya saya selaku
penyusun masih diberi kesempatan untuk menyelesaikan tugas makalah ini. Saya harap dengan adanya
makalah ini yang berjudul “GLOBALISASI “ dapat menambah wawasan para pembaca
atau penyimak dan mengetahui isi dari makalah ini. Tidak lupa saya ucapkan terima kasih
kepada pembimbing dan juga teman teman yang telah memberi dukungan dalam
menyelesaikan makalah ini.
Penyusun menyadari
bahwa dalam penulisan makalah ini masih banyak kekurangan oleh sebab itu penulis sangat mengharap
kritik dan saran yang membangun dari para penyimak ataupun pembaca. Dan semoga
dengan adanya makalah ini dapat bermanfaat bagi pembaca dan penyimak.
DAFTAR ISI
KATA
PENGANTAR.......................................................................................................
i
DAFTAR
ISI......................................................................................................................ii
BAB I PENDAHULUAN
Latar belakang.................................................................................................................
1.1
Rumusan
masalah...........................................................................................................
1.2
Tujuan
penulisan.............................................................................................................
1.3
Sistematika
penulisan.....................................................................................................
1.4
BAB II PEMBAHASAN
Pengertian
globalisasi.......................................................................................................2.1
Dampak
globalisasi............................
..............................................................................2.2
Ciri ciri globalisasi............................................................................................................2.3
Ciri berkembangnya
globalisasi kebudayaan....................................................................2.4
globalisasi
kebudayaan......................................................................................................2.5
BAB III PENUTUP
Kesimpulan.......................................................................................................................
3.1
Saran................................................................................................................................ 3.2
BAB
I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Globalisasi
adalah suatu fenomena khusus dalam peradaban manusia yang bergerak terus dalam
masyarakat global dan merupakan bagian dari proses manusia global itu.
Kehadiran teknologi informasi dan teknologi komunikasi mempercepat akselerasi
proses globalisasi ini. Globalisasi menyentuh seluruh aspek penting kehidupan.
Globalisasi menciptakan berbagai tantangan dan permasalahan baru yang harus
dijawab, dipecahkan dalam upaya memanfaatkan globalisasi untuk kepentingan
kehidupan. Globalisasi sendiri merupakan sebuah istilah yang muncul sekitar dua
puluh tahun yang lalu, dan mulai begitu populer sebagai ideologi baru sekitar
lima atau sepuluh tahun terakhir. Sebagai istilah, globalisasi begitu mudah
diterima atau dikenal masyarakat seluruh dunia. Wacana globalisasi sebagai
sebuah proses ditandai dengan pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan
teknologi sehingga ia mampu mengubah dunia secara mendasar. Globalisasi sering
diperbincangkan oleh banyak orang, mulai dari para pakar ekonomi, sampai
penjual iklan. Dalam kata globalisasi tersebut mengandung suatu pengetian akan
hilangnya satu situasi dimana berbagai pergerakan barang dan jasa antar negara
diseluruh dunia dapat bergerak bebas dan terbuka dalam perdagangan. Dan dengan
terbukanya satu negara terhadap negara lain, yang masuk bukan hanya barang dan
jasa, tetapi juga teknologi, pola konsumsi, pendidikan, nilai budaya dan
lain-lain. Konsep akan globalisasi menurut Robertson (1992), mengacu pada
penyempitan dunia secara insentif dan peningkatan kesadaran kita akan dunia,
yaitu semakin meningkatnya koneksi global dan pemahaman kita akan koneksi
tersebut. Di sini penyempitan dunia dapat dipahami dalam konteks institusi
modernitas dan intensifikasi kesadaran dunia dapat dipersepsikan refleksif
dengan lebih baik secara budaya. Globalisasi memiliki banyak penafsiran dari
berbagai sudut pandang. Sebagian orang menafsirkan globalisasi sebagai proses
pengecilan dunia atau menjadikan dunia sebagaimana layaknya sebuah perkampungan
kecil. Sebagian lainnya menyebutkan bahwa globalisasi adalah upaya penyatuan
masyarakat dunia dari sisi gaya hidup, orientasi, dan budaya
2.2 Identifikasi Masalah
Dalam
perkembangannya globalisasi menimbulkan berbagai masalah dalam bidang
kebudayaan, misalnya :
1. hilangnya
budaya asli suatu daerah atau suatu Negara
2. terjadinya
erosi nilai-nilai budaya,
3. menurunnya rasa nasionalisme dan patriotism
4. hilangnya
sifat kekeluargaan dan gotong royong
5. kehilangan
kepercayaan diri
6. gaya
hidup kebarat-baratan
2.3 Rumusan Makalah
Adanya
globalisasi menimbulkan berbagai masalah terhadap eksistensi kebudayaan daerah,
salah satunya adalah terjadinya penurunan rasa cinta terhadap kebudayaan yang
merupakan jati diri suatu bangsa, erosi nilai-nilai budaya, terjadinya
akulturasi budaya yang selanjutnya berkembang menjadi budaya massa.
2.4 Tujuan Makalah
Adapun tujuan
dari pembuatan makalah ini yaitu :
1.
Mengetahui pengaruh globalisasi terhadap
eksistensi kebudayaan daerah
2.
Untuk meningkatkan kesadaran remaja
untuk menjunjung tinggi kebudayaan bangsa sendiri karena kebudayaan merupakan
jati diri bangsa
BAB
II
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Globalisasi
Globalisasi adalah suatu proses di mana antarindividu,
antarkelompok, dan antarnegara saling berinteraksi, bergantung, terkait, dan
memengaruhi satu sama lain yang melintasi batas Negara.Globalisasi merupakan
sebuah istilah yang memiliki hubungan dengan peningkatan keterkaitan dan
ketergantungan antarbangsa dan antarmanusia di seluruh dunia dunia melalui
perdagangan, investasi, perjalanan, budaya populer, dan bentuk-bentuk interaksi
yang lain sehingga batas-batas suatu negara menjadi semakin sempit.
Internasionalisasi: Globalisasi diartikan
sebagai meningkatnya hubungan internasional. Dalam hal ini masing-masing negara
tetap mempertahankan identitasnya masing-masing, namun menjadi semakin
tergantung satu sama lain.
Liberalisasi:
Globalisasi juga diartikan dengan semakin diturunkankan batas antar negara,
misalnya hambatan tarif ekspor impor, lalu lintas devisa, maupun migrasi.
Universalisasi:
Globalisasi juga digambarkan sebagai semakin tersebarnya hal material maupun
imaterial ke seluruh dunia. Pengalaman di satu lokalitas dapat menjadi
pengalaman seluruh dunia.
Westernisasi:
Westernisasi adalah salah satu bentuk dari universalisasi dengan semakin
menyebarnya pikiran dan budaya dari barat sehingga mengglobal.
Hubungan
transplanetari dan suprateritorialitas: Arti kelima ini berbeda dengan keempat
definisi di atas. Pada empat definisi pertama, masing-masing negara masih
mempertahankan status ontologinya. Pada pengertian yang kelima, dunia global
memiliki status ontologi sendiri, bukan sekadar gabungan negara-negara.
2.2 Dampak Globalisasi
Adanya
globalisasi mampu membuat dunia tampak sempit, dahulu apabila kita akan
menonton siaran sepak bola kita harus ke negara yang mengadakan pertandingan.
Tapi sekarang kita tidak perlu kemana-mana, kita cukup melihat di televisi.
Ketika akan menghubungi seseorang kita harus bertemu dengan orang tersebut,
tetapi sekarang dengan adanya pesawat telepon kita tidak perlu bertemu langsung
cukup berbicara melalui telepon saja. Adanya globalisasi membawa manfaat bagi
umat manusia tetapi ada juga dampak buruknya.
a) Dampak
Globalisasi di Bidang Sosial dan Budaya
Semakin
bertambah globalnya berbagai nilai budaya kaum kapitalis dalam masyarakat
dunia. Merebaknya gaya berpakaian barat di negara-negara berkembang.
Menjamurnya produksi film dan musik dalam bentuk kepingan CD/ VCD atau DVD.
Dampak positif globalisasi di bidang sosial adalah para generasi muda mampu
mendapatkan sarana-sarana yang memungkinkan mereka memperoleh informasi dan
berhubungan dengan lebih efisien dengan jangkauan yang lebih luas. Adapun
dampak negatifnya adalah bahwa generasi muda yang tidak siap akan adanya
informasi dengan sumber daya yang rendah hanya akan meniru hal-hal yang tidak
baik seperti adanya bentuk-bentuk kekerasan, tawuran, melukis di tembok-tembok,
dan lain-lain
b) Dampak
Globalisasi di Bidang Ekonomi
Dampak
positif globalisasi di bidang ekonomi adalah mampu memacu produktivitas dan
inovasi para pelaku ekonomi agar produk yang dihasilkan mampu bersaing dengan
produk-produk yang lain. Pada era globalisasi ini menuntut manusia yang kreatif
dan produktif. Sedangkan dampak negatifnya adalah mampu menimbulkan sifat
konsumerisme di kalangan generasi muda. Sehingga tidak mampu memenuhi tuntutan
zaman karena sudah terbiasa menerima teknologi dan hanya mampu membeli tanpa membuatnya.
c)
Dampak Globalisasi di Bidang Budaya dan
Politik
Negara tidak lagi dianggap sebagai pemegang
kunci dalam proses pembangunan. Para pengambil kebijakan publik di negara
sedang berkembang mengambil jalan pembangunan untuk mengatasi masalah sosial
dan ekonomi. Timbulnya gelombang demokratisasi ( dambaan akan kebebasan ).
Dampak positif Globalisasi :
1.
Mudah memperoleh informasi dan ilmu
pengetahuan
2.
Mudah melakukan komunikasi
3.
Cepat dalam bepergian ( mobili-tas
tinggi )
4.
Menumbuhkan sikap kosmopo-litan dan
toleran
5.
Memacu untuk meningkatkan kualitas diri
6.
Mudah memenuhi kebutuhan
7.
peranan pelaburan asing (FDI) dalam
mewujudkan pekerjaan dan mengurangkan kemiskinan di sebilangan negara.
8.
peningkatan mobiliti sosial pengukuhan
kelas menengah.
9.
Komunikasi yang jauh lebih mudah dan
juga murah.
10.
peluang yang lebih luas untuk
menzahirkan simpati dan rasa keperimanusiaan mereka terhadap mangsa-mangsa
berbagai jenis bencana alam dan tragedi buatan manusia di seluruh dunia.
Dampak negatif Globalisasi:
1.
Informasi yang tidak tersaring
2.
Perilaku konsumtif
3.
Membuat sikap menutup diri, berpikir
sempit
4.
Pemborosan pengeluaran dan meniru
perilaku yang buruk
5.
Mudah terpengaruh oleh hal yang berbau
barat
6. kualitas
alam sekitar yang semakin merosot sebagai akibat terlalu mementingkan faktor
keuntungan.
2.3 Ciri-ciri Globalisasi
Berikut
ini beberapa ciri yang menandakan semakin berkembangnya fenomena globalisasi di
dunia.
1. Hilir
mudiknya
kapal-kapal pengangkut barang antarnegara menunjukkan keterkaitan antarmanusia
di seluruh dunia
2. Perubahan
dalam Konstantin ruang dan waktu. Perkembangan barang-barang seperti telepon
genggam, televisi satelit, dan internet menunjukkan bahwa komunikasi global
terjadi demikian cepatnya, sementara melalui pergerakan massa semacam turisme memungkinkan
kita merasakan banyak hal dari budaya yang berbeda.
3. Pasar
dan produksi ekonomi di negara-negara yang berbeda menjadi saling bergantung
sebagai akibat dari pertumbuhan perdagangan internasional, peningkatan pengaruh
perusahaan multinasional, dan dominasi organisasi semacam World Trade
Organization (WTO).
4. Peningkatan
interaksi kultural melalui perkembangan media massa (terutama televisi, film,
musik, dan transmisi berita dan olah raga internasional). saat ini, kita dapat
mengonsumsi dan mengalami gagasan dan pengalaman baru mengenai hal-hal yang
melintasi beraneka ragam budaya, misalnya dalam bidang fashion, literatur, dan
makanan.
5. Meningkatnya masalah bersama, misalnya pada
bidang lingkungan hidup, krisis multinasional, inflasi regional dan lain-lain.
6. Kennedy
dan Cohen menyimpulkan bahwa transformasi ini telah membawa kita pada
globalisme, sebuah kesadaran dan pemahaman baru bahwa dunia adalah satu.
Giddens menegaskan bahwa kebanyakan dari kita sadar bahwa sebenarnya diri kita
turut ambil bagian dalam sebuah dunia yang harus berubah tanpa terkendali yang
ditandai dengan selera dan rasa ketertarikan akan hal sama, perubahan dan
ketidakpastian, serta kenyataan yang mungkin terjadi. Sejalan dengan itu, Peter
Drucker menyebutkan globalisasi sebagai zaman transformasi sosial.
2.4 Ciri
Berkembangnya Globalisasi Kebudayaan
1. Berkembangnya
pertukaran kebudayaan internasional.
2. Penyebaran prinsip multikebudayaan
(multiculturalism), dan kemudahan akses suatu individu terhadap kebudayaan lain
di luar kebudayaannya.
3. Berkembangnya
turisme dan pariwisata.
4. Semakin
banyaknya imigrasi dari suatu negara ke negara lain.
5. Berkembangnya
mode yang berskala global, seperti pakaian, film dan lain lain.
6. Bertambah
banyaknya event-event berskala global, seperti Piala Dunia FIFA.
2.5 Globalisasi
Kebudayaan
Sub-kebudayaan
Punk, adalah contoh sebuah kebudayaan yang berkembang secara global.Globalisasi
memengaruhi hampir semua aspek yang ada di masyarakat, termasuk diantaranya
aspek budaya. Kebudayaan dapat diartikan sebagai nilai-nilai (values) yang
dianut oleh masyarakat ataupun persepsi yang dimiliki oleh warga masyarakat
terhadap berbagai hal. Baik nilai-nilai maupun persepsi berkaitan dengan
aspek-aspek kejiwaan/psikologis, yaitu apa yang terdapat dalam alam pikiran.
Aspek-aspek kejiwaan ini menjadi penting artinya apabila disadari, bahwa
tingkah laku seseorang sangat dipengaruhi oleh apa yang ada dalam alam pikiran
orang yang bersangkutan. Sebagai salah satu hasil pemikiran dan penemuan
seseorang adalah kesenian, yang merupakan subsistem dari kebudayaan.
Globalisasi
sebagai sebuah gejala tersebarnya nilai-nilai dan budaya tertentu keseluruh
dunia (sehingga menjadi budaya dunia atau world culture) telah terlihat
semenjak lama. Cikal bakal dari persebaran budaya dunia ini dapat ditelusuri
dari perjalanan para penjelajah Eropa Barat ke berbagai tempat di dunia ini (
Lucian W. Pye, 1966 ).Namun, perkembangan globalisasi kebudayaan secara
intensif terjadi pada awal ke-20 dengan berkembangnya teknologi komunikasi.
Kontak melalui media menggantikan kontak fisik sebagai sarana utama komunikasi
antarbangsa. Perubahan tersebut menjadikan komunikasi antarbangsa lebih mudah
dilakukan, hal ini menyebabkan semakin cepatnya perkembangan globalisasi
kebudayaan.
BAB
III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Globalisasi
adalah sebuah istilah yang memiliki hubungan dengan peningkatan keterkaitan dan
ketergantungan antarbangsa dan antarmanusia di seluruh dunia dunia melalui
perdagangan, investasi, perjalanan, budaya populer, dan bentuk-bentuk interaksi
yang lain sehingga batas-batas suatu negara menjadi semakin sempit.
Dampak positif
Globalisasi :
1.
Mudah memperoleh informasi dan ilmu
pengetahuan
2.
Mudah melakukan komunikasi
3.
Cepat dalam bepergian ( mobili-tas
tinggi )
4.
Menumbuhkan sikap kosmopo-litan dan
toleran
5.
Memacu untuk meningkatkan kualitas
diriMudah memenuhi kebutuhan
6.
peranan pelaburan asing (FDI) dalam
mewujudkan pekerjaan dan mengurangkan kemiskinan di sebilangan negara.
7.
peningkatan mobiliti sosial pengukuhan
kelas menengah.
8.
Komunikasi yang jauh lebih mudah dan
juga murah.
Dampak negatif
Globalisasi:
1.
Informasi yang tidak tersaring
2.
Perilaku konsumtif
3.
Membuat sikap menutup diri, berpikir
sempit
4.
Pemborosan pengeluaran dan meniru
perilaku yang buruk
5.
Mudah terpengaruh oleh hal yang berbau
barat
6.
kualitas alam sekitar yang semakin
merosot sebagai akibat terlalu mementingkan faktor keuntungan.
7.
Pembanjiran maklumat yang tidak berguna.
3.2 Saran
Penulis
menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih banyak kekurangan oleh
karena itu penulis mengharapkan kritik atau saran yang membangun dari para
penyimak makalah ini, demi untuk menjadikan kedepannya agar lebih baik lagi
dalam melakukan penyusunan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar